Last Fantasy - 6 (rasa ingin)
Saat pria tua tersebut melihat ke arahku dia merasa sangat terkejut dan dia tiba2 mengatakan "My Hero." Dia mengatakan itu ke aku ? Tapi kenapa ?
John : my hero.
Josep : ini pertama kali nya aku mendengar anda berbicara tuan saga.
Furqon : tapi kenapa dia memanggilku hero ?
John : tidak salah lagi. Kau adalah pahlawan spira yang menghilang 400 tahun ini. Tidak salah lagi. Tidak salah lagi.
Josep : anda harus tenang tuan. (kepala sekolah mencoba untuk menenangkan tuan saga.)
John : jadi memang benar ini telah terjadi. Maaf kan aku tuan akbar kukira aku salah orang. Maklum aku sudah 400 tahun hahaha.
Ellen : aku tidak mengerti apa yang sedang terjadi, tapi aku ingin segera menyelesaikan masalah disini. Murid ini telah melakukan banyak kesalahan dengan sering nya terlambat kesekolah jadi demi kebaikan dan....
John : anda bisa melepaskan tangan nya nyonya baker.
Ellen : tapi...
Josep : lakukan saja.
Ellen : baiklah. (Ellen melepaskan pergelangan tanganku tetapi dilihat dari ekspresinya dia merasa tidak senang.)
John : aku mengerti apa maksudmu tapi aku tidak akan mengeluarkan anak ini dari sekolah.
Ellen : tapi kenapa tuan ? Tuan terlalu baik kepada anak manusia ini. Anda tau manusia tidak pantas untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Dan juga...
John : aku rasa kau masih membenci ayahmu bukan nyonya baker. (Tiba2 ellen terkejut dan langsung keluar dari ruangan kepala sekolah.) Dia benar2 sangat membenci ayahnya. Aku tidak percaya rasa bencimu padanya masih ada. Apa tidak bisa kau melupakan kejadian itu. Hahaha
Furqon : aku tidak mengerti apa yang terjadi tapi, apa aku tidak jadi dikeluarkan ?
Josep : tentu saja tidak. Tuan saga sudah bicara tidak akan ada yang bisa dilakukan ellen-sensei padamu.
Furqon : tapi kenapa ellen dan para cast begitu membenci manusia tapi tuan saga tidak.
John : jangan salah tanggap tuan akbar. Kami para cast hanya sedikit lebih tinggi dari kalian para manusia.
Furqon : aku tahu. Kalian merasa memiliki skill dan ability kalian lebih tinggi dari kami. Tapi...
john : memang benar. Tapi para cast bukan bermaksud meremehkan manusia. Kami memiliki program yang hanya dapat menggunakan keterampilan dan kemampuan. Tetapi kami tidak memiliki perasaan. Oleh karena itu terkadang sistem kami diluar kendali sehingga kami mengeluarkan kata2 yang menyinggung perasaan. Anda seharusnya tahu tuan akbar.
Furqon : iya tapi ellen sangat berbeda. Kenapa dia sangat membenci ku.
John : karena ada permasalahan antar keluarga yang dia alami.
Furqon : permasalahan keluarga ?
John : tapi kau tidak perlu tahu. Sekarang kau boleh keluar tuan akbar.
Furqon : tunggu sebentar. kebetulan sekali ada pemilik sekolah juga disini. Aku memiliki satu permintaan. (Setelah aku menjelaskan selama 1 jam lamanya)
Josep : jadi kesimpulannya kau ingin agar seorang ancient dapat sekolah. Benar bukan ?
Furqon : benar. Aku ingin agar yoshino dapat menjalani kehidupan seperti anak pada umumnya.
Josep : tapi kami tidak..
John : tentu saja kami bisa melakukannya tuan akbar.
Furqon : benarkah ?
John : tentu. Apa yang tidak untuk seorang pahlawan spira ? (aku tidak mengerti apa yang dia katakan tapi.. )
Furqon : terima kasih atas bantuan anda tuan saga. Kalau begitu saya minta izin untuk keluar.
John : baiklah. Kau boleh keluar tuan akbar.
Perasaanku begitu senang dan dicampur dengan rasa lega yang ada didalam hati. Akhirnya aku dapat menepati janjiku ke yooshino. Saat menuju kekelas tiba2 emilia sedang menuju ke kelas juga.
Emilia : apa yang terjadi furqon ?kau benar2 sangat terlambat dan ellen sensei menarikmu paksa ke ruangan kepala sekolah. Kenapa ?
Furqon : oh , ada masalah keluarga tadi jadi agak sedikit benar2 terlambat. Hehehe. Dan saat aku menuju ke kelas dia mencoba untuk membawaku ke ruang kepsek agar dia dapat mengeluarkan aku dari sekolah tapi aku diselamatkan oleh tuan saga. Jadi aku masih bisa sekolah disini.
Emilia : begitu yah. Syukurlah.
Furqon : iya. Soalnya jika aku dikeluarkan nanti aku harus pindah negara. Hahaha.
Emilia : benar juga yah. Tuan saga memang orang yang baik untuk seorang cast
Furqon : iya. Rasanya rasa benciku pada cast sudah sedikit berkurang.
Emilia : ....... furqon.
Furqon : iya emilia. Ada apa ?
Emilia : tentang persoalan kemarin, aku minta maaf atas kejadian yang menimpamu. Apa perutmu masih sakit ?
Furqon : tidak apa2. Aku baik2 saja emi. Kau tidak perlu khawatir.
Emilia : emi ? Hahaha kamu nggak pernah berubah dari kecil furqon.
Furqon : iya hehehe tapikan...
Emilia : nanti saat istirahat kita ke atap sekolah makan bersama yah ?
Jangan khawatir. Ellen sensei tidak akan mengganggu kita. Dan juga aku membawa bekal lebih jadi kau bisa makan punyaku nanti.
Furqon : kebetulan sekali. Aku tidak membawa bekal sama sekali. Hahaha. Ok saat istirahat kita makan bersama di atap sekolah.
Emilia : baiklah itu adalah sebuah janji.
Saat sampai dikelas. Ellen melihat kami berdua dan pandangan matanya ke aku masih memberikan aura kebencian. "Silahkan duduk." Ellen menyuruh kami untuk duduk. Saat aku mencoba untuk duduk. Rupanya ada seorang wanita manusia cantik duduk disampingku. "Jadi kamu yah yang duduk disamping aku ? Orang2 bilang kamu jelek tapi muka mu manis juga kok." Dia berkata sambil tersenyum manis membuat hatiku terasa melayang. Saat aku melihat ke arah yang lain mereka menatap ku dengan dingin. Apa yang sudah mereka (para murid) katakan ke dia tentang aku ?
??? : ???
"BERSAMBUNG"